Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Itu Hanya Rasa

Karya : Melfi Abra

Semua pasti tahu,
rasa itu hanya masalah selera
Dan kamu juga tahu ,
kalau rasa itu karena lidah yang berbeda

Penikmat rasa tak bisa dipaksa,
Biarkan mereka mencari dan melanglang buana untuk mendapatkan yang ia suka,
Aku takkan marah ketika pilihan rasa itu tidak padaku atau juga padamu.
soal rasa itu karena lidah yang berbeda.

Jangan paksa lidah penikmat yang tak ingin merasa yang kita punya.
Jangan merasa rasa aku atau kamu yang terhebat di dunia.
Karena soal rasa hak penikmat pada lidah yang berbeda.
Walau satu benda dalam wadah yang sama,
Tapi rasa itu bisa berbeda diatas lidah yang berbeda.

Lalu kenapa kita mesti merasa ?
Bukankah itu hanya soal rasa ?
Bukankah itu hanya soal selera?
Soal rasa itu hanya karena lidah yang berbeda.


Bukittinggi, 30 Agustus 2014

Ku Cari Kau

By : Yanti SPd Chaniago

Kucari kau rembulan

tuk menyinari jiwa temaram
menerangi hati yang risau
enyahkan kabut dalam angan

Kucari kau sang bintang
tuk mencerahkan rasa bimbang
menemukan asa yang hilang
indahkan mimpi gersang

Kucari kau sang bayu
tuk menyejukkan resah kalbu
mendamaikan nurani gundah
sampaikan rindu mendesah

Kumohon dampingi aku malam ini
sirnakan senyap relung hati
lenyapkan rasa sunyi
agar asa kembali
bernyanyi

Bengkulu, 4 Juni 2014


Bisik Malam

  Oleh : Yanti SPd Chaniago


Malam berbisik di hatiku
pejam matamu biar terlena
menabuh genderang nada rindu
membahana ke relung jiwa

Malam semakin tenggelam
berteman sepi dan angin dingin
hadirlah kau walau hanya dalam impian
agar gelisah hati sedikit terobatkan

Malam pekat pasti kan berlalu
mencabik bilur rindu nan membisu
ku ingin saat fajar menjelang
gelisah hati segera sirna

Wahai malam yang syahdu
bawa padanya desah rinduku
di kala impian datang merayu
agar cintaku tak terbatas waktu



Bengkulu, 22 April 2014
 

MY SON IS MY SUN

Alhamdulillah...
terima kasih Allah SWT utk semua perjuangan ini
Di sekitarku Engkau hadirkan orang2 yang menguatkan ketika hamba merasa lemah tak berdaya
Dan di atas semua itu Engkau titipkan sebuah keajaiban, pengobat lelah pelipur lara.

Ketika tangisan pertamanya kusambut dengan air mata
ketika adzan berkumandang di telinga mungilnya
ketika senyum kecilnya menebar bahagia
semua sakit itu lenyap serta merta

Alhamdulillah...
terima kasih Allah SWT
hebatkanlah kami menjaga amanahMu

Dialah matahariku

Brilliant Alvaro Shakil

Putra pertama pelindung keluarga yang cerdas dan rupawan

(Puisi untuk Billy, By Desco)

USIA

Apalah artinya usia
usia hanyalah deretan angka
penanda kita sudah menua
usia hanyalah sekelumit waktu yang tersia-siakan
atau sedikit waktu yang termanfaatkan
usia hanyalah perjalanan singkat
yang akan berakhir dengan cepat

Apalah artinya usiausia hanyalah kekufuran
usia hanyalah berpacu mengejar hingar bingar dunia
usia hanyalah tidur panjang terhadap kemahaan-Nya
usia hanyalah tipu daya dan kebohongan
usia hanyalah kemalasan dan hura-hura
usia hanyalah lupa...

Apalah artinya usia
usia adalah sejarah
usia adalah penantian
usia adalah harapan
usia adalah kedewasaan
usia adalah kesabaran
usia adalah perjuangan
usia adalah do'a

(Happy B'Day My Lovely Wife, Hope You All The Best)

Pohon Kecil


Bukankah kita sedang menanam sebatang pohon kecil bernama pohon kesabaran?
setiap hari kau pupuk dengan ikhtiar
kusirami dengan air mata pengharapan
beri aku tatapanmu yang bicara penuh makna
dalam diammu ternyata ada banyak cerita

Mari tunggu pohon kita berbunga hingga indah pada waktunya
seperti senyuman kita
merekah sepanjang usia

Tuhan tak pernah sia-sia
apapun keadaannya
kisah kita sungguh sempurna

(Desco White, Juni 2013)

Puisi

Tiba-tiba mataku menjelma malam
lorong gelap dan panjang
tubuhku pohon yang bersulur
dengan akar membelit
batang

sepasang mataku lorong yang hujan
dua lenganku dahan yang berayun
menggugurkan daun

di bawahnya
engkau berteduh bersama gigil
malam dan kuyup kebasahan

mata, tubuh dan lenganku adalah adam
menjelma pohon dengan sebutir
buah. penuh minat dan gairah
kau petik khuldi itu:
buah yang tak pernah
mengekalkan

(Ditulis oleh: Akhyar Fuadi)

Puisi untukmu

Dua tahun berlalu...
tak ada yang berubah
kecuali usia kita yang kian bertambah
aku masih belajar mengenalmu
kamu pun masih belajar memahamiku
terima kasih untuk satu kata bernama setia
dan satu kata lagi bernama sabar

Tidur lelapmu adalah tetesan air mataku
ingin kuuntai lagi tawa bahagia itu
meski sulit tapi harapan itu masih menunggu

Kita belumlah sempurna
namun kita kan selalu menyempurnakan
bahagianya...
mendapatimu ketika kuterbangun
bersandar di bahumu ketika ku menangis
merepotkanmu ketika kusakit
membuatkan segelas susu kedelai hangat
ketika kamu pulang kehujanan

Kusulam kisah sepanjang usia
biar terukir menjadi sejarah
abadi selamanya...
Amiiiin.....

:) Happy 2nd Anniversary honey!!
29 April 2011 - 29 April 2013 (Desco White)

Pesan untuk Sahabat

Sahabat,
ku yakin saat ini engkau pasti memiliki orang yang kamu cintai
pesanku hanya satu, peluklah ia, dekaplah ia sewaktu masih ada di hatimu
Jaga dan cintailah ia sewaktu ia takut dan sendiri
Hapuslah air matanya, ketika ia merintih dan menangis
Buatlah ia tersenyum, disaat ia bersedih dan kecewa
Rasakanlah kesedihannya, ketika ia berduka
dan janganlah kau membuat hatinya hancur dan terluka
karena pada suatu saat nanti
engkau akan sadar, betapa pentingnya ia
saat ia telah pergi dari hatimu untuk selamanya

Penantian

aku akan tetap berada di sini
untuk tetap menatap wajahmu
meski aku takkan mampu menyeka air matamu
biarkan aku merasakan kepedihan ini sendiri
tanpamu untuk tetap berjalan tanpa henti

aku bersiap menyongsong matahari esok pagi
untuk tetap tersenyum meski aku dalam angan
meninggalkan setiap jejak langkah yang tak terhapus
puing-puing hati yang takkan pernah menyatu lagi
membiarkan diri ini tersudut pada ruang dan waktu yang sepi

jika memang aku harus berlalu
aku akan tetap berlalu untuk menepis perihku
luka yang tak terobati meski waktuku terlewati
ruang gerakku yang takkan sebebas angin
memiliki sudut yang takkan mampun aku pertahankan

SAHABAT

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya
 



PujanggA
 

.

.

.

Support : Creating Website | Hutri | Rajo Production
Copyright © 2011. Hutri Jambak - All Rights Reserved
Template Created by Hutri Published by Rajo Production
Proudly powered by Rajo Prodution